20 IKA Universitas Negeri Deklarasikan Kebangsaan di Aceh

admin_alumni/ Desember 21, 2017/ Tak Berkategori/ 0 comments

Para alumni dari 20 universitas negeri se-Indonesia menggelar deklarasi kebangsaan di kampus Universitas Syiah Kuala (Unsyiah). Acara ini dipusatkan di dua lokasi yakni Gedung Academic Activity Centre (AAC) Dayan Dawood dan Lapangan Tugu Darussalam, Rabu (20/12).

Acara bertema “Meneguhkan Peran Alumni dalam Menangkal Radikalisme di Perguruan Tinggi” ini turut dihadiri oleh Wagub Aceh Nova Iriansyah.

Aminullah Usman selaku ketua panitia penyelenggara menyebutkan, kegiatan ini digelar dalam rangka menumbuhkan kepedulian para alumni untuk ikut mengambil peran aktif dalam upaya mencegah dan menangkal gerakan radikalisme di lingkungan perguruan tinggi.

Kegiatan ini merupakan wujud manifestasi peran serta dan kontribusi kita bersama dalam menjaga keutuhan bangsa dan Republik Indonesia agar benar-benar dapat menjadi bangsa pemenang di masa yang akan datang, kata Wali Kota Banda Aceh ini.

Para peserta kegiatan, sebutnya, terdiri dari dua orang utusan atau delegasi dari 20 universitas negeri di Indonesia. Para peserta merupakan Pengurus/Utusan Organisasi Himpunan/Ikatan Alumni Universitas Negeri dari seluruh Indonesia, katanya.

Adapun agenda utamanya yakni orasi kebangsaan, pernyataan sikap dan ikrar bersama, pelepasan 1.000 balon merah-putih, dan Pentas Seni Sabang-Merauke yang menampilkan tarian tradisional Aceh dan Papua oleh para mahasiswa asal Aceh dan Papua, katanya lagi.

Sementara Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah yang berbicara pada acara tersebut mengakui, bahwa pembangunan di Aceh maupun di Indonesia saat ini menghadapi banyak tantangan, tidak hanya dari sisi ekonomi dan politik, tapi juga akibat pengaruh globalisasi yang turut melukai semangat kebangsaan itu.

Hal tersebut dapat dilihat dari mulai munculnya aksi-aksi radikal yang mencoba merongrong ideologi Pancasila, UUD 1945 dan ke-Bhinnekaan melalui penyebaran informasi-informasi yang menyesatkan.

Menurut Nova, guna menjauhkan paham liar itu dari masyarakat kita, maka semua komponen harus bergerak untuk memperkuat kembali semangat dan keberpihakan kita kepada ideologi bangsa  yang berpijak  pada  nilai  keluhuran, keberagaman, dan rasa keadilan masyarakat,  serta penguatan NKRI.

Dalam hal ini peran perguruan tinggi, akademisi, para intelektual, dunia usaha, tokoh masyarakat dan para pemikir bangsa sangat dibutuhkan sebagai motor penggerak bagi menguatnya semangat kebangsaan ini, kata Nova.

Komunitas Alumni Universitas Negeri termasuk yang sangat berperan penting dalam memperkuat semangat kebangsaan ini, sebab kita semua tahu, hampir semua lini kehidupan masyarakat di negeri ini selalu diwarnai oleh kiprah alumni universitas negeri.

Demikian juga dengan Perwakilan dari DPP IKA UNNES Dr Wirawan Sambodo MT menyampaikan, Himpuni tidak hanya berkarya utk NKRI namun juga pada Almamater masing-masing agar mahasiswa sebagai generasi penerus calon pemimpin bangsa agar tidak terkena paham radikalisme, dan menghargai perbedaan. Bila Indonesia, dipimpin oleh generasi muda yang cendekia menghargai perbedaan maka bangsa Indonesia akan menjadi negara adidaya.

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>
*
*